Pasar Properti di Jawa Timur Melesat

4:02 PM
Dunia Bisnis -  Perkembangan pasar properti di Jawa Timur (Jatim) terus mengalami pertumbuhan pesat. Tahun ini saja diperkirakan pertumbuhan pasar di kawasan tersebut akan mencapai 30%.


Sepanjang tahun 2012, para pengembang properti di wilayah Jatim telah membangun 13.000 rumah. Pesat dan berkembangnya pertumbuhan pembangunan rumah di Jawa Timur berbanding lurus dengan pertumbuhan ekonomi di tempat tersebut.

"Harga tanah di Jatim juga terus naik. Tahun lalu Jawa Timur membangun 13.000 rumah lebih rendah dari target yang seharusnya 25 ribu tahun lalu," kata Wakil Ketua Umum Bidang Pertanahan Real Estate Indonesia Teguh Kinarto saat ditemui di Kementerian Perindustrian Jakarta, Kamis (22/2/2013).

Sementara itu untuk lokasi pembangunan paling pesat, Teguh menyebut daerah-daerah seperti Gresik, Sidoarjo, Jember, Pasuruan dan Surabaya
Ia menambahkan tahun 2013 ditargetkan pertumbuhan pasar properti di Jatim mencapai 25-30%.

"Tahun ini perkiraan kita naik 25-30% dari 13.000. Daerah-daerah seperti Gresik, Sidoarjo, Jember, Pasuruan itu juga pesat. Kalo rumah sederhana itu tidak lebih dari 60 meter tetapi tergantung strategi bisnisnya. Supaya bisa masuk dihargai Rp 90 juta," katanya.

Ia juga mengatakan sangat mendukung upaya pemerintah untuk membangun jalur tol Surabaya-Kertosono. Dengan jalan tol itu, maka bisnis properti di provinsi Jawa Timur akan semakin berkembang.

"Pembangunan tol Surabaya-Kertosono pasti ada pengaruhnya. Jadi seperti Bandung Jakarta itu gampang toh. Harga tanah untuk rumah murah di Jatim itu sudah Rp 100.000/meter. Itu tanah mentah untuk pinggiran kota. Kalau di kota itu harga tanah mentah Rp 1 juta/meter saja sulit. Jadi memang pembangunan rumah murah menjadi penggerak ekonomi makro," katanya.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »